loading...
PeSSek.com

Pengetahuan Seputar Seks

Menu

Ternyata Kualitas dan Kuantitas Sperma Pria Setiap Hari Makin Turun

Kategori Pengetahuan: Seputar Sperma

Makin Hari Kualitas dan Kuantitas Sperma Pria Makin Turun. Kualitas sperma pria di sejumlah kawasan di dunia berada pada kondisi terburuk. Kondisi ini akibat sejumlah faktor, mulai dari penggunaan ponsel, hormon-hormon tertentu di dalam air yang dikonsumsi hingga pola makan ala Barat yang banyak diadaptasi orang.

Salah satu bukti menurunnya kualitas dan kuantitas sperma pria berasal dari laporan bank sperma di sejumlah negara dan beberapa studi berskala global.

Sebuah bank sperma di Israel melaporkan bahwa ketika dibuka pertama kali pada tahun 1991, hanya ada sepertiga calon pendonor yang ditolak karena kedapatan memiiki sperma berkualitas rendah.

Namun belakangan pihak bank sperma itu mengaku telah menolak hampir 80 persen calon pendonor padahal standar penerimaan yang digunakan masih sama.

“Saya benar-benar percaya ada penurunan itu terjadi,” ujar Grace Centola, seorang konsultan bank sperma dan presiden Society for Male Reproduction and Urology seperti dilansir dari nbcnews, Kamis (30/8/2012).

Centola mengaku pernah menyisir data donor sperma di kawasan Boston, AS selama 8 tahun dan menemukan adanya penurunan volume, jumlah dan motilitas sperma secara signifikan dalam kurun waktu tersebut. Padahal usia pendonor sendiri tak mengalami perubahan sehingga penurunan itu dipastikan bukan disebabkan oleh usia.

Pada 20 tahun lalu, sebuah laporan yang dipublikasikan dalam British Medical Journal dan meninjau 61 studi tentang kualitas sperma antara tahun 1938-1990 menghasilkan kesimpulan yang mengejutkan.

Dalam kurun waktu 50 tahun, jumlah sperma seorang pria telah berkurang hingga separuh, dari 113 juta permililiter menjadi tinggal 66 juta permililiter. Konsentrasi sperma yang normal bagi seorang pria menurut WHO adalah 15 juta permililiter.

Meski secara global tingkat kelahiran bayi masih tetap tinggi, tapi 30 persen kasus kemandulan di seluruh dunia diakibatkan oleh faktor pria. Bahkan di Israel, kasus kemandulan prianya diduga mencapai 70 persen.

“Saya justru heran karena para pria sangat tertarik untuk mempelajari berbagai hal yang dapat mengoptimalisir kualitas sperma dan keturunannya, padahal mereka sendiri bisa saja mandul,” kata Wendie Robbins, profesor dari UCLA School of Nursing.

Rawyat Deonandan, seorang asisten profesor dan pakar epidemiologi dari University of Ottawa, menerangkan dua kemungkinan penyebab penurunan kuantitas dan kualitas pria di sejumlah kawasan di dunia.

1. Jika mekanismenya berkaitan dengan hormon, misalnya peningkatan hormon estrogen akibat konsumsi kedelai, itu berarti aspek kesehatan manusia lainnya juga akan terpengaruh karena sistem hormon mengatur kesehatan fisik dan psikologis manusia secara menyeluruh.

2. Jika penyebabnya adalah lingkungan seperti paparan pestisida, pola makan atau bahkan penggunaan ponsel maka dunia industri harus didorong untuk membuat perubahan agar mencegah kerusakan sperma.

Selain itu, Centola memaparkan penyebab lain yaitu perilaku. Salah satu buktinya adalah infeksi menular seksual yang muncul akibat perilaku manusia itu sendiri.

loading...

Related For Ternyata Kualitas dan Kuantitas Sperma Pria Setiap Hari Makin Turun